Ditulis pada Agustus 1, 2007 oleh IDB
Dari : Lim Peng Hiang, Bandar Lampung.
Di dalamnya terkandung banyak mutiara,
Yang lumpurnya menanti kita bersihkan;
Ajarannya akan membebaskan dari sengsara
Para penganutnya yang sungguh punya keyakinan.
Agama ini tidak menakuti-nakuti,
Memberikan banyak larangan itu dan ini;
Tapi menyadarkan agar kita mawas diri,
Menggunakan nalar dan selalu rendah diri,
Mendahulukan orang lain, barulah diri sendiri,
Tidak arogan, apalagi sudah dapat Hwang Ie.
Kita [...]
DIarsipkan di bawah: Volume 25 | yang berkaitan: penuntun menuju kesempurnaan, puisi | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Agustus 1, 2007 oleh IDB
Dari : CS - Purwokerto.
Galau hati ini
menatap masa depan.. hanya berujung kegelapan.
Masa kini …hanya memedihkan hati, menggilas nurani.
Esok juga….tiada Hokgie, ditanganku cuma tersisa debu.
Dihatiku …tersisa haru dan sendu.
DIarsipkan di bawah: Volume 25 | yang berkaitan: galau, puisi | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Agustus 1, 2007 oleh IDB
Dari : Zhu Ding Ding - Surabaya.
Guru ……….
Waktu kami belum tahu banyak tentang kehidupan
Kau .. memberitahu kami tentang kehidupan.
Waktu kami hampir tersesat
Kau .. menuntun kami ke jalan yang benar
Waktu kami bingung dalam kegelapan
Kau bagaikan lampu yang menerangi kami
DIarsipkan di bawah: Volume 25 | yang berkaitan: guru, puisi, terima kasih | Tidak ada komentar »
Ditulis pada April 1, 2002 oleh IDB
Dari : Lim Peng Hiang
Seorang TAO YU ibarat setangkai bunga;
Seribu TAO YU, seribu tangkai bunga;
Berbagai jenis, bermacam warna;
Biru, putih, ungu, kuning dan merah;
Ada yang terang, ada yang redup;
Baunya ada yang tajam, ada yang lembut.
DIarsipkan di bawah: Volume 11 | yang berkaitan: bunga, puisi, taman, taman bunga | Tidak ada komentar »
Ditulis pada April 1, 2002 oleh IDB
Dari : Qiang.
Selalu menjunjung tinggi Tao
Menuju kesempurnaan yang abadi
Selalu bersama dengan Tao
Pada setiap langkah berdikari
DIarsipkan di bawah: Volume 11 | yang berkaitan: bersama TAO, puisi | Tidak ada komentar »
Ditulis pada April 1, 2002 oleh IDB
Dari : Lim Peng Hiang - Bandar Lampung.
Agama adalah sistem, prinsip kepercayaan
Kepada Tuhan atau Dewa-Dewi di Kayangan;
Dengan ajaran kebaktian dan kewajiban,
Yang bertalian dengan kepercayaan.
DIarsipkan di bawah: Volume 11 | yang berkaitan: agamaku, puisi | Tidak ada komentar »
Ditulis pada April 1, 2002 oleh IDB
Dari : Qiang.
Beratap bintang, berdinding hembusan angin
Menerawang ke depan
Menatap gemerlap lampu
Melihat keramaian nun jauh
DIarsipkan di bawah: Volume 11 | yang berkaitan: panduan hati, puisi | Tidak ada komentar »